Minggu, 07 Oktober 2012 0 komentar

ORGANISASI


Organisasi pada dasarnya dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja diantara lain bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya karena mempunyai dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan disekitarnya.

Adapun pengertian organisasi menurut para ahli :
1. Organisasi Menurut Stoner
    Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan
    manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut James D. Mooney
    Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
    Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Macam-Macam Organisasi :
1. Organisasi Niaga
   Organisasi Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan
   Macam-macam Organisasi Niaga :
   - Perseroan Terbatas (PT)‏
   - Perseroan Komanditer (CV)‏
   - Firma (FA)‏
   - Koperasi
   - Join Ventura
   - Trus
   - Kontel
   -  Holding Company
2.  Organisasi Sosial
    Organisasi Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
    Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
    - Jalur Keagamaan
    - Jalur Profesi
    - Jalur Kepemudaan
    - Jalur Kemahasiswaan
    - Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3.  Organisasi Regional & International
  •  Organisasi RegionalOrganisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
  • Organisasi InternasionalOrganisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.
    1.    UN = United Nation = PBB (1945)
    2.    UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
    3.    UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
     4.    UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)
    5.    UNHCR = Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
    6.    UNDPR = The United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
    7.    UNSCOP = The United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
    8.    WHO = World Health Organization (7 April 194)
    9.    IMF = International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
    10.  NATO = North Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)
    11.  NGO = Non-Governmental Organizations .Dalam bahasa Indonesia Lembaga Swadaya Masyarakat – LSM, yg didirikan oleh perorangan atau per-group dan tdk terikat oleh pemerintah.
    12.  GREENPEACE (40 negara, dari Europe, State of America, Asia, Africa dan Pacific, semenjak 1971)
    13.  AMNESTY International (1961, memiliki sekitar 2,2 juta anggota, dari 150 negara, organisasi yg membantu menghentikan penyelewengan/pelecehan hak azasi manusia)
    14.  WWF = the World Wildlife Fund (1985, Memiliki hampir 5 juta pendukung, distribusi dari lima benua, memiliki perkantoran/perwakilan di 90 negara).
    15.  G8 = Group of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa.
    16.  EU = The European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
    17.  DANIDA = Danish International Development Assistance (Organisasi yg memberikan bantuan  kepada negara2 miskin, pengungsi, bencana alam)
    18.  ICRC = International Committee of the Red Cross (1863) = Palang Merah, gerakan bantuan kemanusiaan saat bencana alam atau peperangan.
    19.  OPEC = Organization of the Petroleum Exporting Countries (1960, anggota 13 negara, termasuk Indonesia)
    20.  ASEAN = Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara  (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota)

Contoh Bagan Sturktur Organisasi :




Faktor –faktor yang mempengaruhi kegiatan dalam berogranisasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :

  1.    Faktor Internal
    Merupakan faktor yang ada di dalam
    organisasi dan yang mempengaruhi organisasi dan kegiatan organisasi. faktor-faktor intern yang mempengaruhi organisasi dan kegiatan organisasi antara lain :

    -Perubahan kebijakan pimpinan
    -Perubahan tujuan
    -Pemekaran/perluasan wilayah operasi
     organisasi

    -Volume kegiatan yang bertambah banyak
    -Tingkat pengetahuan dan keterampilan dari
      para anggota organisasi

    -Sikap dan perilaku dari para anggota
     organisasi

    -Berbagai macam ketentuan atau perarturan baru yang berlaku dalam organisasi
  2. Faktor Eksternal
          Merupakan faktor yang ada diluar organisasi yang mempengaruhi organisasi dan kegiatan organisasi. Lingkungan ekstern tidak hanya mempengaruhi organisasi tertengu, tetapi juga terhadap semua organisasi yang ada dimasyarakat.

    Faktor faktor yang termasuk dalam lingkungan ekstern cukup banyak, diantaranya ialah :
    1. Politik, meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan pemerintahan, organisasi-organisasi politik
    (kepartaian). pengertian politik dibedakan menjadi 3 macam, yaitu politik praktir (prachtische politiek),
    yaitu cara menjalankan dan mewujudkan politik dalam suatu negara/pemerintahan ; politik teori
    (teoretische politiek), yaitu politik untuk pengajaran yang bersendi atas pengetahuan dalam sosiale
    structuur, dan kekuasaan politik (politiek-match), yaitu politik untuk mendapatkan pengaruh atau
    kekuasaan. Barangsiapa dapat menguasai politik dalam suatu masyarakat atau negara, dialah yang
    mempunyai kekuasaan untuk membuat hitam-putihnya masyarakat. Yang mempunyai pengaruh langsung
    terhadap organisasi adalah politik praktis dan kekuasaan politik.


   2. Hukum, meliputi semua ketentuan yang berlaku yang harus ditaati oleh setiap orang baik secara individu
   maupun secara kelompok, mulai dari ketentuan hukum yang tertinggi sampai dengan ketentuan hukum yang
   terendah.
Kebudayaan, meliputi kebudayaan material dan kebudayaan non-material. kemajuan dalam
   bidang teknologi modern melahirkan industri-indutri raksasa. kebudayaan material mengenal berbagai
   macam alat dan barang-barang yang cara kerjanya secara mekanis, elektris, atau secara elektronis,
   merupakan faktor yang berpengaruh cukup besar terhadap kehidupan organisasi. Dalam hal ini organisasi
   harus mampu menyesuaikan diri dengan hasil kebudayaan tersebut.


   3. Teknologi, ialah segenap hasil kemajuan dan teknik
   perkembangan industri peralatan modern. ada pula
   yang memberikan definisi bahwa teknologi merupakan
   tindakan yang dilakukan oleh orang terhadap suatu
   obyek dengan mempergunakan alat-alat yang bekerja secara
   mekanis, elektris, maupun secara elektronis,untuk
   mengadakan perubahan tertentu terhadap obyek tersebut.

  4. Sumber alam, meliputi segenap potensi sumber alam baik
  di darat, laut maupun udara berupa tanah, air,
  energi, flora, fauna, dan lain-lain termasuk pula geografi dan iklim.
Demografi, meliputi sumber tenaga kerja
  yang tersedia dalam masyarakat, yang dapat diperinci menurut jenis kelamin, tingkat umur, jumlah dan
  bagaimana sistem penyebarannya.



  5. Sosiologi, adalah ilmu tentang kehidupan manusia dalam lingkungan kelompok atau ilmu tentang
  masyarakat. Sosiologi sebagai salah satu faktor lingkungan ekstern meliputi struktur sosial, struktur
  golongan, lembaga-lembaga sosial (bagaimana sifat dan pengembangan lembaga-lembaga tersebut) 
Dalam
  menghadapi berbagai macam faktor yang menyebabkan perubahan, organisasi dapat menyesuaikan diri
  dengan mengadakan berbagai perubahan dalam dirinya, antara lain : 
  Mengadakan perubahan struktur organisasi. Struktur organisasi merupakan salah satu komponen organisasi
  yang sering menjadi sasaran perubahan. Perubahan struktur organisasi tersebut antara lain dapat dilakukan
  dengan jalan : Menambah/mengurangi personil/pegawai, menambah/mengurangi pejabat,
  menambah/mengurangi satuan organisasi, mengubah kedudukan satuan organisasi, mengubah sistem
  desentralisasi menjadi sentralisasi atau sebaliknya, mengadakan peninjauan kembali tentang pembagian
  tugas, mengubah beberapa prinsip organisasi yang dianggap perlu m
engubah sikap dan perilaku pegawai
  dengan mengadakan pembinaan, pengembangan, pendidikan dan pelatihan pegawai.



Jumat, 20 April 2012 1 komentar

IBU

Ibu engkau adalah pelita hidupku
Engkau yang telah melahirkanku
Hidup dan mati adalah taruhannya
Kau yang telah mengasuh dan merawatku

Oh, ibu pengorbananmu tidaklah ternilai harganya
Pengorbananmu sangatlah berat
Apa yang telah ku berikan padamu
Takkan mampu membalas pengorbananmu

Ya allah, ampunilah dosanya
Dosa orangtuaku
Ya allah, kasihi dan sayangilah ia
Sebagaimana ia menyayangiku
Dan berilah ia kebahagiaan dunia dan akhirat

Aku hanya bisa mengucap terimakasih
Karena cinta dan kasih sayangmu
Perhatian yang telah kau berikan
Terimakasih Ibu


Karya : Dea Andini Andriati



0 komentar

Backpackers




Pengalaman menjadi backpacker ,waktu itu saya dan teman-teman saya merencanakan untuk berlibur ke kota Yogyakarta rencana itu sebenarnya dadakan karena tiba-tiba ada libur seminggu dari sekolah ,seminggu sebelum libur itu teman saya pun mengusulkan untuk pergi ke Yogya. Jadi masih ada waktu seminggu untuk mengumpulkan uang walaupun hasilnya pun ya gak banyak-banyak banget paling gak cukup untuk ongkos pulang pergi ,makan, dan menyewa penginapan. Hari H pun kita berangkat naik kereta ekonomi progo ,sempet takut buat naik kereta ekonomi seperti itu apalagi untuk perjalanan jauh udah kebayang yang imagenya kereta ekonomi itu sumpek, bau, panas, banyak penjajah makanan, apalagi minimnya tingkat keamanan yang menjadikan kami untuk ekstra hati-hati dan waspada. Akhirnya dengan penuh keberanian kami pun menaiki kereta tersebut dengan barang bawaan yang simple, dan tiket kereta yang sudah ditangan, kami membeli tiket 3 hari sebelum keberangkatan ini bertujuan agar kami dapat tempat duduk, karena biasanya kalau membeli tiket pada hari itu juga ketika berangkat bisa-bisa gak dapet tempat duduk, haduuuh udah ngebayangin bagaimana orang-orang yang gak punya tiket duduk tergeleletak di bawah lantai, tidur pun gak tenang gara-gara penjajah makanan yang suka bulak-balik gerbong. Ketika kereta tiba di stasiun kami pun memasuki gerbong sesuai tiket yang kita dapatkan ,mencari-cari kursi sesuai dengan tiket. Akhirnya kami pun mendapat tempat duduk rasanya lega jika kita sudah mendapatkan tempat duduk sesuai tiket, tapi jangan heran jika ketika kita dapati kursi kita sudah ada yang menempati, kita bisa memintanya dengan sopan sambil menunjukkan tiket yang kita punya biasanya orang tersebut langsung bangun dari duduknya dan mempersilahkan kita untuk duduk dibangku yang sudah seharusnya kita tempati. Kita juga harus bergerak cepat jika mau masuk kedalam gerbong kereta buat jaga-jaga kalau kereta tersebut tidak berhenti lama di stasiun. 

Kenyataannya di dalam kereta ekonomi ya memang seperti yang digambarkan pada umumnya tapi ternyata gak seburuk sama yang saya alami waktu itu, memang semua jauh dari yang namanya nyaman tapi kalau dibikin enjoy semua gak bakal kerasa , waktu dikereta pun gak begitu terasa lama apalagi kalau kita pergi ramai-rami sama teman-teman kita ,didalam kereta banyak kejadian lucunya mulai dari kita yang lihatin para pedagang yang unik-unik ketemu orang-orang jawa yang pada merantau ke Jakarta sampai ada yang cerita tentang kehidupannya sama kita waah beneran jadi nambah pengetahuan ternyata dari minimnya keamanan disana masih banyak sekali orang-orang yang baik, yang mau berbagi. Ketika malam tiba dan sudah mulai larut rasa ngantuk pun muncul, mencoba untuk tidur tapi ya begitulah cuma bisa tidur semerem-meremnya gak bisa tertidur pulas ,ya kita tidur pun ganti-gantian buat kemanan bersama.


Dari malam sampai ketemu pagi barulah kita sampai di kota Yogyakarta tepatnya di stasiun Lempuyangan. Akhirnya sampai juga setelah bermalam di kereta, bersenda gurau, bersumpek-sumpekan, muka yang kucel-kucel terlihat. Setelah mencuci muka kami pun keluar stasiun dan melanjutkan mecari penginapan, yaaa penginapan yang super duper murah karena budget yang minim. Setelah kami jalan ,muter-muter sekitar jalan malioboro akhirnya kami mendapat penginapan yang cocok. Cocok dihati dan tentunya cocok di harga. Tepatnya pas banget di jalan malioboro nya, tinggal masuk gang dikit ketemu deh penginapannya dan itu membuat kami jadi gampang buat kemana-mana karena pas di malioboro yang merupakan jantung kota Yogyakarta untuk harganya juga lumayan sehari 60rb untuk satu kamar besar yang isinya bisa menampung 6 orang sekaligus ,60rb dibagi 6 berarti semalam cuma mengeluarkan duit 10rb saja untuk penginapan. Kalau masalah fasilitas ya gak usah ditanya namanya juga penginapan murah atau biasa disebut dengan wisma, hanya ada telivisi kecil dan kamar mandi di dalam itu yang kita cari yang penting kamar mandi didalam, bangunannya pun tampaknya seperti bangunan tua yang penting kita nyaman disana karena bisa dibilang bersih. 

Untuk masalah makan juga gak terlalu pusing karena harga makanan disana juga murah-murah, banyak angkringan kalau malam-malam disana itu cara hematnya. Kalau untuk berpergian ke tempat-tempat yang kita ingin kunjungi seperti keraton, taman sari ,dsbnya kita bisa menggunakan andong atau becak bisa ditawar dengan harga murah. atau ingin ke alun-alun utara biasanya ramai kalau malam kita bisa jalan kaki kesana gak akan terasa lelahnya kalau kita bawa senang. Paling asyik kalau malam ke malioboro disana ramai sekali sambil berjalan kaki menyusuri jalan malioboro wah di jalan itu juga banyak sekali tempat-tempat bersejarahnya sekalian kita jalan sekalian juga kita mengenal sejarah. Untuk oleh-olehnya pun harganya murah-murah, pernah waktu itu teman saya mau membeli gelang dan waktu itu sedang heboh-hebohnya sama cubic entah kenapa tiba-tiba temen saya nyeletuk bilang ke abang-abang jualannya dan bilang “ wah saya bisa nih bang” dan abang-abangnya pun langung jawab “ bisa ? wah coba dong ajarin nanti saya kasih gratis deh gelangnya” dan benar saja ketika teman saya sudah mengajari abangnya dia pun diberi gelang gratis wah lumayan sekali. Selain itu harga-harga barang disini bisa ditawar sangat murah, asal tau triknya dan bisa menawar pasti dapat barang yang kita inginkan dengan harga yang murah. Sepertinya tidak salah nih saya dan teman-teman saya berlibur ke jogja dengan ongkos yang pas-pas an, karena disana serba murah asal kita bener hemat dan gak lapar mata buat beli ini itu, yang ada dengan uang yang pas-pas an gak akan bisa pulang ke Jakarta.


Walaupun bukan backpacker yang sebenarnya tetapi dengan pergi keluar kota dengan uang yang pas-pas an dan bertahan hidup disana dan balik lagi ke kota asal itu rasanya hebat. Apalagi tanpa adanya campur tangan orangtua yang memberikan biaya untuk pergi, semuanya pasti dengan persiapan yang matang walau duitnya tidak matang.
Ternyata untuk jadi backpacker bukan merupakan suatu hal yang buruk, malah itu adalah hal yang menyenangkan. Bisa menambah pengetahuan dan pengalaman, membuat kita bisa memanage duit yang pas-pas an sedemikian rupa supaya bisa bertahan disana dan bisa pulang lagi.
Rabu, 18 April 2012 0 komentar

Pengaruh Teknologi Terhadap Budaya


 
Era globalisasi sangat membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa, Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain yang akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme bangsa. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah pendukung utama bagi terselenggaranya globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Sedangkan  budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan perilaku bagi masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, kebijaksanaan, dll ) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari pilihan warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan. 
Pengaruh Teknologi di dalam budaya dapat memberikan pengaruh positif dan negatif. Karena semakin canggihnya sebuah teknologi yang kita dapatkan, semakin mudah kita bisa mencari tahu dan tahu tentang hal-hal yang sebenernya tidak semestinya, seperti semakin mudahnya kita untuk mendapatkan informasi dari televisi atau internet ,informasi-informasi yang disajikan pun pastinya sangat beragam dari mulai informasi dari dalam negri maupun luar negri, dan seringkali kita terbawa di dalamnya. Yaitu terbawa untuk mengikuti trend ala budaya barat. Semakin sering kita melihat dan mendapatkan informasi tentang budaya luar maka rasa ketertarikan pun muncul ,dan berfikiran untuk sekedar ikut-ikut mencobanya. Dari mulai mengikuti gaya berpakaiannya sampai tingkah lakunya. Inilah yang menyebabkan budaya kita semakin lama semakin tergeser oleh budaya barat. Menurut beberapa dari kita budaya barat adalah budaya yang bebas, yang aneh, yang lucu,yang keren, dan tidak ada salahnya untuk diikuti. Semua tergantung dari selera kepribadian masing-masing.



Selain itu teknologi juga dapat membuat kita tidak peka terhadap lingkungan, contohnya yang lagi trend sekarang ini seperti penggunaan smart phone blackberry ,iphone, android dan sebagainya terkadang orang-orang yang memakai fasilitas teknologi semacam itu bisa autis mendadak karena pandangan mata semua tertuju pada layar tersebut ketika semua difokuskan kesitu, tidak lain dan tidak aneh jika pengguna teknologi tersebut diajak bicara oleh orang lain yang ada hanyalah sebuah kata “haaaah ??” atau sebuah anggukan kepala padahal belum tentu ia mengerti dan mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh lawan bicaranya, seperti masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Hal seperti ini yang harus dihindari malah bisa jadi ketika ada orang yang menyapanya tapi si pengguna teknologi ini tidak tahu (tidak peka lingkungan) bisa di cap orang sombong yang gak mau membalas sapaan. Padahal tidak ada niat seperti itu tapi malah di cap sombong, atau terkadang bisa membuat kita lupa diri dan ketinggalan informasi menarik di lingkungan, alhasil akan bingung sendiri ketika ada pertemuan untuk membahas informasi tersebut. Terkadang suka kesal sendiri kalau melihat orang yang seperti itu, berasa ngomong sendiri dan dicuekin. Itulah jika kita tidak bisa memanfaatkan teknologi yang ada dengan sebaik-baiknya dan untuk kepentingan semata. 

 
Dari sisi positifnya di dalam sebuah pekerjaan bisa lebih mudah karena lebih efisien, tidak perlu membuang-buang waktu yang ada, biaya yang terjangkau, dan pastinya tidak membuang-buang energi secara cuma-cuma. Dibalik semua yang tercipta pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, dampak negatif dan postitif , Oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan rohani - di samping kecerdasan jasmani - sehingga kemajuan yang dicapai oleh umat manusia dapat diseleraskan dan diarahkan kepada kepentingan bersama dan lebih diutamakan untuk hasil yang positif.
Kesimpulan :
Teknologi membawa pengaruh penting bagi kehidupan suatu bangsa, dan terciptanya teknologi yang semakin canggih dapat lebih mudah untuk memberikan banyak informasi yang beragam yang dapat mempengaruhi budaya yang telah ada sebelumnya, semua ini tergantung bagaimana cara berfikiran masing-masing orang untuk bisa memilih mana yang patut dicontoh dan mana yang tidak , berfikir mana yang positif dan mana yang negatif.

Sumber :
Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Terhadap Budaya Bangsa (Darmawan Napitupulu, ST, M.Kom)
Hubungan Budaya Dan Teknologi (Calm Envy)
Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya dan Teknologi (PLSBT) (Falcon Komputer)
0 komentar

BUDAYA




Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi, budaya adalah keanekaragaman, budaya adalah bahasa, budaya adalah adat istiadat, budaya adalah agama, budaya adalah seni. 
Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Seperti budaya yang ada di Indonesia sangat beraneka ragam mulai dari suku yang berbeda, agama yang berbeda, bahasa yang berbeda, adat istiadat yang berbeda sampai pakaian, perkakas dan bangunan yang berbeda. Seperti kalimat “Bhinekka Tunggal Ika” yang artinya “walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Rasanya sangat indah jika kalimat itu benar-benar di pahami dan di lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Memang dalam perbedaan harus ada toleransi ,agar kita bisa memahami perbedaan tersebut sehingga tidak adanya perpecahan yang sampai menjadikan peperangan antar suku dan wilayah. 


Setidaknya budaya itu harus kita jaga keasliannya karena budaya merupakan warisan terpenting dari yang terdahulu, dengan tidak ikut-ikutan mencontoh lingkungan budaya luar yang terlalu bebas, yang tidak sesuai dengan norma yang ada dan berlaku. Seharusnya kita bisa menjaga budaya sendiri dengan baik ,tapi sekarang banyak sekali yang mengakui budaya kita adalah miliknya ,milik Negara lain seperti batik yang diakui oleh Negara lain adalah kesenian miliknya padahal batik adalah kesenian khas dari Indonesia ,tidak hanya batik tapi juga banyak hal-hal lainnya yang diakui oleh Negara lain. Dimanakah sistem pertahanan, dan kebudayaan Indonesia jika terus selalui diakui Negara lain? Seharusnya kita bangga mempunyai budaya yang beranekaragam ,unik ,dan khas. Tetapi kita tidak hanya untuk mengurus ,melestarikan budaya saja karena semua itu kita harus belajar untuk mendapatkan wawasan yang luas tentang budaya kita, dengan belajar kita tidak akan mungkin bisa di bohongi oleh orang-orang yang mengakui budaya kita. kita punya hak untuk mendapat ilmu untuk bersama-sama mempelajari budaya dan punya kewajiban untuk mejaga dan melestarikan budaya sendiri.



Kesimpulan :
Budaya yang kita miliki adalah warisan yang tak ternilai harganya ,itu adalah warisan yang terdahulu yang harus kita jaga dan kita lestarikan, tidak dengan memanfaatkannya dengan menjual kepada orang lain yang tidak bertanggungjawab.
0 komentar

TEKNOLOGI


Teknologi sangat dibutuhkan dari berbagai kalangan, apalagi di masa Era Globalisasi seperti sekarang ini ,karena Teknologi merupakan metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis. Memasuki Era Industrial pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri. 




Pada saat ini penggunaan Teknologi bukan merupakan hal yang tabu ,karena tidak dipungkiri lagi setiap orang sekarang seringkali menggunakan Teknologi untuk membantu menyelesaikan pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Siapa yang tidak mengetahui Teknologi ? , biasanya orang yang tidak mengerti tentang Teknologi sering dipanggil “Gaptek” alias Gagap Teknologi. Di Era Globalisasi masih Gaptek ?  kebanyakan orang yang tidak mengenal teknologi terkadang suka minder , malu sendiri karena yang lain sudah mengenal teknologi tapi dia seorang tidak mengenalnya, dan terkadang bisa menjadi sebuah ejekan dari oranglain, apalagi di zaman sekarang orang kerja pun harus mengerti Teknologi walaupun sedikit. Istilahnya apabila kita menguasai teknologi bisa dibilang kita bisa menggenggam dunia.


 Maka dari itu sekarang banyak sekali sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi yang memprioritaskan Teknologi. Seperti di sekolah-sekolah dasar sekarang siswa kelas 1 pun sudah diajak berinteraksi dengan Teknologi tidak usah jauh-jauh seperti menggunakan komputer misalnya, dulu jangankan kelas 1 SD mungkin baru mengenal Teknologi komputer sekitar kelas 6 SD atau ketika SMP , lain lagi jika memang dirumahnya disediakan fasilitas yang memadai dan orangtuanya up to date dengan gadget. Bahkan sekarang ini banyak sekolah- sekolah dan Perguruan Tinggi yang berlomba-lomba untuk menjadi juara dalam bidang Teknologi. Baik dulu dan sekarang Teknologi terus berkembang menjadi lebih canggih ,efisien ,dan praktis. Seringkali yang lebih baru adalah yang lebih bagus, yang lebih canggih, yang paling keren , tetapi baik yang lama maupun yang baru masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri. Dan Teknologi yang baru diciptakan sudah pasti ingin menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari model sebelumnya. Teknologi juga dapat membawa dampak positif dan negatif, dampak negatifnya seringkali banyak orang yang menguasai Teknologi menyalahgunakan kemampuannya tersebut ,tapi ada juga dampak positif seperti mempermudah pekerjaaan, mendapatkan informasi ,pertukaran data ,dsb.


Kesimpulan :
Teknologi selalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari ,karena teknologi sudah dianggap sebagai alat mempermudah membantu setiap pekerjaan menjadi lebih efisien. Tapi ada baiknya Teknologi yang telah kita kuasai tidak digunakan dengan hal-hal yang negatif.


Rabu, 30 November 2011 0 komentar

FILM


FILM

Perfilman Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan sempat menjadi raja di negara sendiri pada tahun 1980-an, ketika film Indonesia merajai bioskop-bioskop lokal. Tapi perfilman yang ada di Indonesia akhir-akhir ini semakin memburuk, karena makna dari film tersebut benar-benar tidak ada. Banyak sekali film-film yang kurang bermutu, yang dibuat hanya untuk mencari sensasi dan kesenangan semata. Apalagi untuk film-film horor Indonesia yang selalu dibumbui adegan seks, genre filmnya horor tapi kok kebanyakan adegan-adegan hot nya ?  karena pengaruh krisis dalam segala bidang yang terjadi di Indonesia. Maka dibuatlah film yang penuh sensasional, Itu menunjukan bahwa sistem perfilman kita sangat rapuh, jadi begitu ada krisis muncul, film seperti untuk menarik perhatian. Dengan strategi pasar agar terus diminati oleh penontonnya, tidak heran jika banyak sutradara yang membuat cerita mengenai film esek-esek  dengan tidak memikirkan kualitas sehingga film tidak bermutu. Jarang sekali film-film bermutu yang muncul belakangan ini. Malah semakin banyaknya film-film luar yang bermutu masuk ke Indonesia, dan bisa dibilang orang Indonesia sekarang lebih suka untuk menonton film luar tersebut, daripada harus menonton film-film produksi sendiri yang tidak jelas. 

Film Indonesia yang ada di bioskop sekarang, 2 minggu kemudian pun sudah ditayangkan di televisi-televisi kesayangan anda, bahkan ada yang sebelum di tayangkan di bioskop dvd bajakannya sudah terjual dimana-mana, bagaimana kita tidak malas untuk menonton film buatan negeri sendiri kalau begitu adanya. Semakin luasnya pembajakan di Indonesia sangat berpengaruh, dengan harga murah, lebih dari setengah harga biaya yang dikeluarkan kita dapat menonton film yang sama seperti yang sedang ditayangkan di bioskop, bahkan bisa lebih santai menontonnya daripada di bioskop, pembajakan yang meraja lela akhir-akhir ini pun tidak pernah diperhatikan , malah kenyataanya semakin buka-bukaan dengan yang namanya pembajakan, walau waktu itu sempat di isyu kan bahwa film-film luar negeri tidak boleh ditayangkan di bioskop Indonesia. Mungkin itu salah satu agar film Indonesia bisa laku, dan bisa membuat keuntungan tersendiri dari si pembuat film (produser), tapi apakah benar-benar film yang bermutu yang dibuat dan ditayangkan dalam bioskop itu sendiri ?  di beberapa bioskop yang kurang diminati terkadang film-filmnya tidak up to date, entah telat penayangannya atau bagaimana, sehingga hanya film-film yang tidak jelas saja yang di tanyangkan di bioskop tersebut. Mengapa penyebaran penayangan di seluruh bioskop berbeda-beda ? kenapa tidak di samaratakan penayangannya ?? seharusnya pemerintah juga mau ikut adil dalam permasalahan ini, karena masalah ini bisa mengangkat nama budaya Indonesia sendiri. Melalui film, seni dan budaya Indonesia dapat dikenal lebih luas, termasuk keindahan alam Indonesia



Memang membuat film itu tidaklah mudah, banyak sekali rintangan yang harus dihadapi dari yang perlengkapan, waktu, situasi , dan kondisinya, dari para kru-kru masing-masing team dalam melaksanakan tugasnya. Sedikit bercerita ketika saya mendapat tugas dari sekolah untuk membuat film berdurasi pendek. Dari yang mulai mencari waktu untuk membuatnya, membagi tugas dan peranan dalam pembuatan film, menentukan judul dan jalan ceritanya, sampai menentukan lokasi untuk pengambilan gambarnya. Ketika waktu sudah ditentukan berangkatlah saya dan team ke daerah Bogor, selama kurang lebih seminggu saya dan team saya melakukan pengambilan gambar, kebetulan disana ada kami tinggal dirumah salah satu team, jadi sedikit meringankan beban pengeluaran. Pembuatan film ternyata tidak semudah yang saya kira, karena harus dilakukan berulang kali untuk mendapatkan hasil yang bagus. Adanya kendala karena keterlambatan team yang susah diajak on time. Adanya  gambar yang salah, menjadikan kami harus kembali lagi ke bogor untuk melakukan pengambilan ulang. Pemikiran ide kreatif yang harus berjalan , karena tanpa ide kreatif membuat film menjadi tidak menarik. Pengeditan film yang memakan deadline. Karena ada beberapa adegan yang beda dari sekenario maka sekenario dirapihkan lagi. Dan semua dari yang terpenting adalah 
kekompakan antara team.


Saat ini dapat dikatakan dunia perfilman Indonesia tengah menggeliat bangun. Masyarakat Indonesia mulai mengganggap film Indonesia sebagai sebuah pilihan di samping film-film Hollywood. Walaupun variasi genre filmnya masih sangat terbatas, tetapi arah menuju ke sana telah terlihat. Pada suatu saat nanti mungkin perfilman indonesia dapat seperti perfilman Amerika. Semua itu tergantung dari sikap dan wawasan perindustrian film, produser dan pemerintah yang menanganinnya dengan serius , sehingga tidak ada lagi film- film Indonesia yang tidak berkualitas. Dan menjadikan Indonesia melesat karena karya perfilmannya.
 
;